Aurora Borealis

Semuanya serasa terhenti namun apakah aku harus berhenti?
Aku dan sisa oksigen di dalam otakku
harus tetap merekontruksi tubuh menjadi manjaniq
tak peduli tubuh sudah mencapai batas kulminasinya
dan kaki sudah mulai mengkristal dan menancapkan malasnya

Aurora sudah tak lagi indah namun tampak memerah bagai amarah
nentari memancarkan sinarnya namun tak terasa hangat,
aku rindu ultraviolet meski aku tahu berlama dengannya aku akan
terbakar hangus,

Menempa rasa takkan sama seperti halnya pertunjukkan teaterikal drama musikal
Dimana rasa sakit menjadi tampak menarik dan hasilkan pujian dan sambutan yg hangat
Namun syukur tetaplah syukur selalu ada berlian di balik curamnya jurang dan terjalnya bebatuan, ambil hikmahnya jadilah indah dan mulia jangan abaikan luka yang sudah terpahat
di dalam cawan jiwa

Karena dari luka, kau akan mengerti betapa luhurnya proses yang buahkan hasil dan dapat kau petik sepuas-puasnya, seperti itulah makna amal soleh yang kan hantarkan jiwamu ke dalam Jannah, dimana terdapat aliran sungai haudh dan pancaran mata dari bidadari yang telah lama menantimu pulang.

Tag: sastra

neosophia

Seorang Seniman, Sastrawan, Sejarawan dan Musisi.

Baca Juga

2017, Awal Tahun yang Buruk untuk 8booth

Oleh ~bukanotoy~ 2017-01-04 14:08:16

2017 belum ada seminggu dan sudah memakan korban, walau bukan korban jiwa namun tetap saja kejadian ini bukan hal yang meny...

“Om Telolet Om” Kini Mendunia, Kok Bisa?!

Oleh ~bukanotoy~ 2016-12-21 19:32:11

Ada yang mengejutkan ketika saya membuka Twitter hari ini, “Om Telolet Om” masuk ke dalam trending topic dunia! Kok Bisa?!...

Komentar