Purgatory - Syi’ar Islam Dengan Musik Metal

Apa yang pertama kali muncul di pikiran kalian ketika mendengar kata Musik Death Metal? Pasti yang terpikir oleh masyarakat umum adalah musik yang berkaitan dengan pemuja setan, jauh dari agama, seram, menakutkan, dan lain-lain. Namun berbeda dengan band yang satu ini, mereka adalah Purgatory.

Purgatory adalah sebuah grup band asal Jakarta yang mengusung genre Death Metal, dibentuk pada tahun 1994 oleh L.T.F (Gitar) dan adik kandungnya Al (Drum).

Nama Purgatory diambil dari salah satu film horor yang berjudul “A Nightmare on Elm Street“ dengan ikon horrornya yaitu Freddy Krueger. Purgatory sendiri mempunyai arti “Tempat penyucian Dosa” atau “Neraka Wail” dalam ajaran agama Islam, tempat untuk “membersihkan” dosa-dosa bagi orang-orang yang berdosa namun masih ada iman kepada Allah SWT sebelum dimasukan ke dalam Surga.

Apa? Kamu masih bertanya-tanya Freddy Krueger siapa? Ini dia, kamu pasti pernah deh melihat tokoh seram yang satu ini, kalau bukan dari film ya pas kamu lagi ngaca sehabis mandi.

Freddy Krueger

Di saat band-band Death Metal lainnya yang kebanyakan mempromosikan simbol-simbol setan seperti Pentagram yang berupa bintang terbalik, Purgatory menggunakan simbol bulan dan bintang dengan statementApproach deen avoid sins” yang memiliki arti “Dekati agama dan jauhi perbuatan dosa”.

Walau membawakan lagu dengan konten islami, Death Metal tetaplah Death Metal. Purgatory tampil dengan dandanan seram selayaknya band Death Metal pada umum-nya, menggunakan topeng dan mengecat wajah sehingga berpenampilan menyeramkan bagaikan setan dan tengkorak.

Kenapa Setan? Karena Purgatory ingin menunjukan bahwa manusia memiliki “sisi setan”, namun banyak manusia yang menyembunyikan sisi setan-nya. Sedangkan citra tengkorak sendiri bertujuan untuk mengingatkan kita kepada kematian, karena “Setiap yang bernyawa akan merasakan mati.” [Q.S Al-Imran:185]

Purgatory

Pada awal terbentuknya Purgatory mereka sering membawakan lagu Obituary dari grup band Amerika Serikat dan Sepultura dari Brazil. Lagu yang dibawakan oleh Purgatory berkisar tentang ajaran agama Islam, Perang Uhud, kematian dan lain-lain.

Purgatory memulai pengalaman rekamannya pada tahun 1995 dengan demo album hasil produksi sendiri (independen) yang berisi 6 lagu bertajuk “Abyss Call”. Purgatory mulai dikenal secara umum ketika lagu mereka yang berjudul “Sakaratul Maut” menjadi salah satu lagu dari album kompilasi “Metal Klinik I” produksi Rotorcorp Records pada tahun 1998. Pada tahun berikutnya (1999) Purgatory mengeluarkan full album pertamanya yang berjudul Ambang Kepunahan, masih spesifik ber-genre Death Metal.

Sejak awal berdirinya sampai dengan hari ini, telah terjadi berkali-kali perombakan dan nama pada formasi Purgatory. Seiring dengan perkembangan waktu, mereka mulai menyadari semakin meruncingnya pembentukan karakter pada band ini, semakin mengarahkan personilnya untuk “saling menjebakkan diri” ke dalam sebuah konsep yang sama, yaitu Islam.

Purgatory

Latar belakang tema Islam yang dibawa oleh Purgatory ada sejak dari penamaan judul lagu “Sakaratul Maut” yang kemudian dilanjutkan dalam penamaan album “7:172” yang diambil dari Qur’an Surah ke-7(Al-A’raf) ayat 172, judul lagu M.O.G.S.A.W yang merupakan kependekan dari “Messenger Of GOD Shalallahu ‘Alaihi Wassalaam”, serta seluruh lantunan sya’ir yang terdapat pada album “Beauty Lies Beneath” yang berada di bawah label ZR Production dan didistribusikan (titip-edar) melalui Sony Music Indonesia.

Para pendengar Purgatory di kalangan komunitas underground adalah mereka yang mengenal Purgatory dari suguhan komposisi lagu dan tampilan visual yang dikemas sedemikian rupa, atau dari penyampaian yang terungkap pada sya'ir-sya'ir lagu, atau salah satu dari keduanya, atau bahkan dari keduanya. Yang pasti, satu-satunya alasan bagi para personil Purgatory sendiri untuk tetap berada di band ini adalah kesamaan visi untuk menjaga satu konsep tadi.

Purgatory

Purgatory juga membatasi tampil di tengah komunitas Underground karena dari tidak spesifiknya genre kemasan musik/tampilan, terlebih lagi dengan adanya batasan-batasan konsep beragama. Dengan batasan-batasan prinsipnya ini, Purgatory tidak mungkin tampil di tempat-tempat tertentu.

Sebaliknya, dengan apa yang dibawanya ini, Purgatory justru tampil di satu tempat tertentu yang lebih sulit dijangkau banyak orang, yaitu isi hati. Karena yang paling mendasar dari konsep Islam tempatnya di dalam hati.

Personil Terakhir

  • L.T.F - Gitar
  • Al - Drum
  • Apit - Growl
  • Bone - Bass
  • Sandman - Vokal
  • D’Jackal - DJ / Sampling / Programming
  • BadArt - Gitar

Mantan Personil

  • Arief - Gitar (1992)
  • Hendri - Bass / Vokal (1992 - 1994)
  • Erick - Gitar (1993)
  • Heila - Gitar (1994)
  • Bobby - Gitar (1994 - masuk kembali 1999)
  • Arie - Vokal (1994 - 2000)
  • Ilan - Bass (1998)
  • Ntie - Bass (2001 - 2005)
  • Angga - Gitar (2006)

Diskografi

  • 1994 – Abyss Call, terdapat 6 lagu – demo album – independen oleh PURGATORY
  • 1998 – Metalik Klinik I, terdapat 1 lagu yang diambil dari album Abyss Call, yakni lagu “Sakaratul Maut” – album kompilasi – Rotorcorp Rec.
  • 1999 – Ambang Kepunahan, terdapat 14 lagu – full album pertama – Rotorcorp Rec.
  • 2003 – 7:172, full album kedua yang terdapat 10 lagu dan ketika di remastering version lagi ditambahkan lagu “Hipocrate dan M.O.G.S.A.W (versi akustik)” – Sony Musica Indonesia
  • 2004 – Metaloblast, terdapat 1 lagu yang diambil dari album “7:172”, yakni lagu “Dragdown” – album kompilasi – Morbid Noise Rec./Reswara Rec.
  • 2005 – OST Gerbang 13, lagu khusus yang dibuatkan adalah “Inside You” – Original Sound Track – dE Record
  • 2005 – Revolution of Sounds, terdapat 1 lagu yang diambil dari OST Gerbang 13, yakni lagu “Inside You” – album kompilasi – SONY/BMG Indonesia
  • 2005 – Planet Rock, terdapat 1 lagu yang diambil dari album “7:172”, yakni “M.O.G.S.A.W.” – album kompilasi – SONY/BMG Indonesia
  • 2006 – Beauty Lies Beneath – full album ketiga – independen oleh PURGATORY
  • 2006 – The Art of Metal, terdapat 1 lagu yang diambil dari album “Beauty Lies Beneath”, yakni “Downfall : The Battle of Uhud” – album kompilasi – Alfa Rec.

Sosial Media

Kamu bisa mengenal lebih jauh mengenai Purgatory dan mengikuti perjalanan mereka di akun sosial media mereka berikut:

  1. Twitter - https://twitter.com/purgatorymogerz
  2. Instagram - https://www.instagram.com/purgatorymogerz/
  3. Facebook - https://www.facebook.com/Purgatory.Mogerz/
  4. ReverbNation - https://www.reverbnation.com/purgatorymogsaw
  5. MySpace - https://myspace.com/purgatorymogsaw/

Sumber 1, Sumber 2, Sumber 3

Video

Tag: music, metal, purgatory, onefingermovement, mogerz, jakarta, sonymusicindonesia

~bukanotoy~

Seorang pemuda pemegang prinsip 'Jomblo Sampai Halal' yang tahan poyok. Menyukai budaya negara matahari terbit dan masih suka nonton serial Kamen Rider sampai sekarang supaya awet muda dan bisa menjadi ayah yang baik katanya.

Baca Juga

Abu Nasr Al-Faraby, Maestro yang Dibuang

Oleh neosophia 2016-09-23 11:59:45

Dia adalah Abu Nasr Muhammad Bin Muhammad bin Auzalagh bin Thurchan, anak dari seorang pembesar militer dari Persia. Dilahirkan di ...

[J-Music] MAN WITH A MISSION

Oleh ~bukanotoy~ 2016-09-07 19:50:51

MAN WITH A MISSION (MWAM) adalah sebuah band dari Jepang dengan aliran rap rock dan dance-pop yang dibentuk pada tahun 2010 di Shibuya, Jep...

Komentar