Tanpa Tauhid, Sarjana Can be Stupid

Satu lagi kehebohan yang sedang terjadi di negeri kita tercinta ini, ialah Dimas Kanjeng yang diisukan mampu menggandakan uang dengan kesaktiannya sehingga tidak sedikit yang tertipu dan menjadi pengikutnya.

Tidak hanya dari kalangan umum yang notabene (maaf) tidak mengenal pendidikan formal, namun ada pula pengikutnya yang merupakan lulusan S2 dan S3 Amerika! Apa yang menjadi alasan mereka hingga mau menjadi pengikutnya Dimas Kanjeng? Tentunya sangat mencengangkan kita semua bukan? Lulusan S2 dan S3 Amerika menjalankan kegiatan diluar thesis dan analisis mereka selama mengenyam bangku kuliah ataukah karena buntunya ekonomi di negeri ini atau karena sebab-sebab yang lain?

Marwah Daud Ibrahim, salah satu pengikut Dimas Kanjeng yang merupakan seorang mantan politisi lulusan S2 dan S3 Amerika yang saat ini mengelola yayasan, pernah menjadi anggota DPR selama 3 periode, asisten peneliti UNESCO dan Bank Dunia. Bahkan pada Pilpres 2014 lalu Marwah mengajak Prof. Mahmud MD untuk dating ke padepokan Dimas Kanjeng dan melakukan kampanye di hadapan pengikutnya untuk mendukung Prabowo-Hatta.

Menurut Marwah, Dimas memiliki karomah dan uang tersebut berasal dari Tuhan. Marwah mengaku sudah melakukan istikharah dan mencari tahu kebenaran dari Dimas Kanjeng selama 1 tahun, sebelum memutuskan untuk bergabung. Saat dikonfirmasi KompasTV, Marwah mengatakan bahwa Dimas Kanjeng tidak menggandakan, tapi mendapat uang dari Tuhan dan semua uang tersebut asli.

Yang perlu digaris-bawahi disini adalah mengapa Negara yang notabene mayoritasnya beragama Islam masih percaya terhadap hal bodoh dan amat dangkal tersebut? Dan sepertinya telah terbukti bahwa bukan kurangnya pendidikan formal yang membuat masyarakat semakin amburadul sehingga mudah dikendalikan dengan isu-isu murahan seperti yang dilakukan oleh Dimas Kanjeng dan antek-anteknya, melainkan dikarenakan kurangnya pemahaman tentang ke-Tauhid-an kepada Alloh. Ya, karena masyarakat kita tidak diakrabkan dengan pemahaman Al-Qur’an dan Sunnah.

Tidak ada dalam ajaran Islam bahwa Alloh menurunkan uang seperti yang diungkapkan Marwah di atas, akhirnya penistaan terhadap Islam pun terjadi lagi dan lagi. Mungkin lain ceritanya bila Dimas Kanjeng tidak membawa-bawa nama Islam, ya silahkan saja ingin berceloteh apapun, namun yang perlu ditekankan adalah bahwa Islam mengajarkan penganutnya untuk senantiasa tawakal dan mujahadah dalam urusan dunia dan akhirat.

“You will die, if your faith doesn’t become your main reference”.
“Kau akan mati bila imanmu sudah tidak menjadi rujukan utama”.

Tag: indonesia, viral, tauhid, aliransesat, dimaskanjeng

neosophia

Seorang Seniman, Sastrawan, Sejarawan dan Musisi.

Baca Juga

Om ini Memainkan Lagu Tema Mario Bros dengan Terompet dan Pistol, ya Pistol!

Oleh ~bukanotoy~ 2016-10-21 09:00:00

Memainkan cover dari lagu tema video game klasik dengan instrumen mainstream seperti Gitar atau Piano mungkin sudah biasa. Bagaima...

Distorsi Kisah Heroik Zombie

Oleh neosophia 2016-10-16 22:42:26

Kini mungkin sudah tidak asing lagi di telinga kita bila mendengar kata “Zombie”, penggambaran figur mayat hidup yang senang memakan otak dan daging...

Komentar